Minggu, 01 Agustus 2010

Gado-gado Juara Pertama Lomba Masak Internasional di Italia

London - Makanan Indonesia gado-gado yang disajikan Paula Astrid Unu, juru masak Indonesia berhasil meraih juara satu pada kategori tampilan sajian estetika pada Lomba Masak Internasional (Liotorale Flegreo Nel Mondo) 2010, yang digelar di Napoli, Italia.



Counsellor Pensosbud KBRI Roma Musurifun Lajawa dalam keterangan persnya, mengatakan juara satu untuk kategori rasa diraih juru masak Italia, Francesco Carannante dengan gnocchi sebagai menu andalan. Dan juara satu untuk teknik pengeloaan makanan direbut juru masak Bulgaria, Andon Andonov, menyajikan kebab kambing.

Penilaian dilakukan dua kali yaitu pada sesi pagi oleh dewan juri yang dipimpin Ketua Asosiasi Juru Masak wilayah Campagnia, Italia Gaetano Riccio, guna menilai proses pembuatan makanan dari berbagai negara peserta mulai dari rasa, teknik dan tampilannya.

Menurut Musurifun Lajawa, adapun penilaian kedua dilakukan pada sesi malam oleh sedikitnya 300 tamu undangan, yang memberikan penilaian (voting) sambil menikmati makanan eksotis dari berbagai negara peserta dalam suasana santai dan akrab.

Sebelumnya Indonesia memperoleh penghargaan "Litorale Flegreo Nel Mondo 2010", yang diterima Dubes RI untuk Italia, Mohamad Oemar pada acara resepsi dihadiri kalangan diplomatik, pejabat pemerintah dan dunia usaha di Napoli.

Penghargaan tersebut diberikan atas loyalitas dan keikutsertaan juru masak Indonesia pada lomba masak di Napoli yang mendapat dukungan KBRI Roma selama lima tahun berpartisipasi dan berhasil meraih juara.

"Litorale Flegreo Nel Mondo 2010" adalah lomba masak internasional ke-6 yang diselenggarakan di Napoli, kota pelabuhan internasional Italia, sekitar 200 km dari Roma.

Dengan keikutsertaan juru masak dari sekitar 30 negara dalam lima tahun terakhir, Liotorale Flegreo Nel Mondo di Napoli telah berkembang pesat sebagai ajang penting bagi para juru masak manca negara untuk menunjukan kepiawaian dalam bidang gastronomi.
Negara-negara peserta festival lomba masak di Napoli, diantaranya berasal dari Amerika Serikat, Brazil, Bulgaria, China, Inggris, Italia, Israel, Jepang, Maroko, Meksiko, Thailand, Tunisia, Turki, dan Spanyol.sumber : Kaskus.us  

Sabtu, 31 Juli 2010

2 Software "Pembobol GSM" Siap Disebarkan

Seorang peneliti keamanan siap mendemokan cara membobol dan menyadap panggilan ponsel di dekatnya. Dua piranti lunak pendukung aksi itu pun siap disebarluaskan.

Jika aplikasi yang dibutuhkan itu sudah tersebar, menyadap panggilan telepon akan menjadi ranahnya para Script Kiddies alias bisa dilakukan oleh siapapun yang mau, cukup dengan mengunduh piranti lunak yang ada di internet.

"GSM Hacking sudah memasuki tahap script kiddie, sama seperti Wi-Fi Hacking beberapa tahun lampau ketika orang di mana-mana mudah sekali membobol Wi-Fi tetangganya," ujar Karsten Nohl, ahli kriptografi dan peneliti keamanan di Security Research Labs, seperti dikutip detikINET dari TheRegister, Kamis (29/7/2010).

Menurut Nohl, dengan makin tersebarnya piranti lunak itu, pihaknya berharap industri akan beralih ke enkripsi yang lebih aman. "Sama seperti Wi-Fi, ketika mereka beralih ke enkripsi WPA. Semoga itu juga akan terjadi di GSM," ujarnya.

Apa saja piranti lunak yang digunakan? Berikut adalah dua di antaranya:


  • Kraken, piranti lunak ini akan diedarkan pada Black Hat Security Conference di Las Vegas. Kegunaan piranti ini adalah untuk mengambil secret key dalam enkripsi pesan SMS dan percakapan suara dalam waktu kurang dari 30 detik. Pengembangnya tak lain dari Frank A. Stevenson, yang terkenal sebagai pembobol enkripsi CSS pada keping DVD.
  • AirProbe, versi terbaru piranti lunak ini juga akan disebarkan pada acara yang sama. AirProbe disebut mampu merekam sinyal digital yang 'lewat' antara menara BTS dengan ponsel. Digabungkan dengan GNU Radio, AirProbe bisa mengambil data yang ada secara real time dan menyimpan hanya paket yang dibutuhkan untuk penyadapan.

Selain itu, peneliti keamanan dan forensik komputer TheGrugq telah menjelaskan adanya kelemahan pada sistem GSM. Dan kelemahan tertentu bahkan bisa dieksploitasi dengan memanfaatkan perangkat genggam saja.

Lewat serangan bernama RACHell, pelaku bisa menghujani menara BTS dengan RAC Request hingga 'ambruk' (tak berfungsi). Teknik lain, dengan sebutan IMSI Detach, bisa mencegah ponsel tertentu untuk menerima SMS dan panggilan suara selama nomor ponsel itu diketahui.

Sumber : DetikInet.com

3 Cara Bersihkan Virus Pemakan Hardisk




Virus yang awalnya menyebar dari berbagai situs porno, program bajakan dan konten 'abu-abu' lainnya itu cukup meresahkan. Berikut adalah langkah-langkah membasmi virus itu, seperti dituturkan oleh analis antivirus Vaksincom Adi Saputra: 

1. Menggunakan Dr Web CureIt

Adi menyarankan korban Winsta alias Stuxnet itu untuk mengunduh piranti lunak penghapus virus. Removal Tools bernama Dr.Web CureIt itu bisa diunduh dari situs FreeDrWeb.com

2. Perbaiki Registri

Kemudian, Adi menyarankan perbaikan pada regitri Windows yang sudah dimodifikasi oleh virus. Caranya, pertama-tama, salin script di bawah ini ke file Wordpad.

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, ShowSuperHidden,0x00010001,1
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, SuperHidden,0x00010001,1
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, HideFileExt,0x00010001,0
HKLM, SOFTWARE\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"

[del]
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\MRxCls
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\MRxNet
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Services\MRxCls
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Services\MRxNet
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXClS
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXNET
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXClS
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXNET

Kemudian, simpan file dengan nama 'repair.inf'. Gunakan pilihan Save as type menjadi Text Document agar tidak terjadi kesalahan. Lalu, klik kanan file 'repair.inf', pilih 'Install' dan restart komputer.

"Bersihkan temporary file, hal ini agar dapat mencegah sisa trojan yang mencoba aktif kembali. Gunakan tools seperti ATF Cleaner atau gunakan fitur Windows yaitu Disk Clean-Up," tulis Adi.

3. Solusi Darurat

Selain itu, berikut adalah script darurat yang bisa digunakan untuk mencegah agar Winsta tidak kembali menginfeksi. Simpan script berikut dengan nama Winsta.bat (tipe file: Text)

@echo off
del /f c:\windows\system32\winsta.exe
rem rd c:\windows\system32\winsta.exe
md c:\windows\system32\winsta.exe
del /f c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys
rem rd c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys
md c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys
del /f c:\windows\system32\drivers\mrxcls.sys
rem rd c:\windows\system32\drivers\mrxcls.sys
md c:\windows\system32\drivers\mrxcls.sys
attrib +r +h +s c:\windows\system32\winsta.exe
attrib +r +h +s c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys
attrib +r +h +s c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys

Setelah selesai, klik ganda file Winsta.bat yang dihasilkan. Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, scan kembali menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali virus ini dengan baik.

Sumber : detikInet.com

Jumat, 30 Juli 2010

Sang Penemu Adobe Photoshop

Nama aplikasi pengolah grafis yang paling fenomenal, Adobe Photoshop, mungkin sangat familiar bagi kita gan. Tapi siapakah yang tahu mengenai nama-nama di balik penciptaannya?

Bisa dibilang, hampir seluruh orang kreatif di dunia menggunakan Adobe Photoshop. Namun sayangnya banyak yang tidak mengenal sang founder, Thomas Knoll dan John Knoll. Wajar memang, mengingat sejak debut peluncurannya pada awal tahun 1990, baru saat inilah nama mereka muncul di beberapa buku-buku desain, buku-buku award, atau majalah tahunan desain grafis. Aplikasi yang diciptakannya (Adobe Photoshop, red) telah banyak merubah attitude dan proses kreasi desainer. Mulai dari penggunaan untuk manipulasi foto hingga aplikasi manipulasi film.


Korbankan study demi Photoshop

Semua bermula pada tahun 1987 saat Thomas Knoll, seorang kandidat doktor di Universitas Michigan, Amerika Serikat (AS), membeli ‘Apple Mac Plus’ terbaru untuk mendukung pengerjaan thesisnya. Ia pun terkejut ketika komputer yang dibelinya itu tak mampu menampilkan gambar berwarna grayscale yang berkualitas pada monitor monokrom. Lalu dengan gaya seorang hacker, Thomas memberanikan diri membuat kode sendiri untuk memperbaiki kekurangan tersebut.

Dibantu adiknya, John Knoll, Thomas pun siap beraksi. Pengalaman dalam meraih Piala Oscar tahun 1989 (kategori efek visual terbaik dalam film ‘The Abyss’), serta partisipasinya dalam film ‘Star Wars’ dan ‘Star Trek’, meyakinkan Thomas untuk mampu merubah komputernya. Ia yakin bahwa software yang sedang dibuat itu mirip sekali dengan yang digunakan di ILM (Industrial Light & Magic), tempat John bekerja. Sejak itulah Thomas mulai serius mengembangkan software image pertamanya, yang kemudian lahir dengan nama “Display”.

Untuk lebih serius menggarap program tersebut, Thomas mengambil cuti studi 6 bulan dan mengajak John bekerjasama untuk menjual aplikasi ini secara lebih profesional. Dalam perkembangannya, mereka menjumpai berbagai tantangan berliku. Salah satu yang menyakitkan adalah ketika karya mereka dianggap tidak menjual. Namun, knoll bersaudara tak patah arang. Mereka bahkan berhasil mengembangkan suatu metode inovatif yang belakangan dikenal sebagai ‘plug-ins’. Tepatnya sebuah fitur untuk menyelaraskan ‘tones’, ‘hue & saturation’, serta beberapa kontrol keseimbangan gambar lainnya.

 Tomas Knoll

Lahirnya debut Adobe Photoshop

Saat pengembangan “Display” menjadi semakin baik, hasilnya pun muncul dengan nama “ImagePro”. Baru pada tahun 1988, perusahaan scanner BarneyScan tertarik untuk membelinya sebagai software bawaan scanner. Nah, saat itulah nama Photoshop lahir. Tapi sayang, Photoshop muda ini hanya dibuat 200 copy saja sehingga belum dikenal masyarakat luas. Tak ingin berpuas hati, mereka lalu mencoba mencari peruntungan di kawasan industri terkenal, ‘Silicon Valley’.

Selangkah demi selangkah, keberuntungan pun mulai berpihak. Mereka berhasil mendemonstrasikan keunggulan program Photoshop kepada Apple Computer Inc dan Adobe. Alhasil, pihak Adobe kepincut dan langsung membeli lisensi program itu. Kemudian pihak Adobe sepakat untuk merilis Adobe Photoshop 1.0 pada bulan Februari 1990. Program itu berkapasitas sama dengan sekeping floppy disk (1,4 Mb) yang hanya bisa dioperasikan untuk komputer ber-platform Macintosh.


Merambah ke Windows


Setelah itu Adobe Photoshop mulai mencatat sejarah hingga menjadi salah satu masterpiece di dunia teknologi informasi. Next, Adobe Photoshop 2.0 dirilis pada Juni 1991 yang lagi-lagi hanya bisa dioperasikan di bawah platform Macintosh. Seiring dengan perkembangannya, Windows dinilai mulai mendominasi pasar komputer. Maka pada tahun 1992 diluncurkanlah Adobe Photoshop Versi 2.5, yang pertama kalinya bisa dioperasikan ke Windows.

Pada November 1993, kembali diluncurkan versi 2.5.1 namun kali ini Windows tidak diikutsertakan. Baru pada Versi 3.0 di tahun 1994 diluncurkan kembali untuk Macintosh & Windows. Begitu pula dengan versi 4.0 (1996), versi 4.0.1 (1997), versi 5.0 (1998), versi 5.0.1 (1999), versi 5.5 (1999), versi 6.0 (2000), versi 6.0.1 (2001), versi 7 (2002), versi 7.0.1 (2002). versi 8.0/CS (2003), kemudian disusul dengan CS 2 (2005), CS 3 (2007), CS 4 (2008), dan yang terbaru adalah CS5 (2010).

Saat ini Thomas dan John Knoll bekerja di Adobe. Kalau diperhatikan, nama mereka selalu terpampang saat kita membuka aplikasi software Adobe Photoshop. Sambil terus mengembangkan Photoshop, John masih disibukan dengan profesinya sebagai Visual Effect Supervisor di ILM. Beberapa film science fiction terkenal yang pernah ditangani John antara lain

2009 Avatar
2009 Harry Potter and the Half-Blood Prince
2009 Confessions of a Shopaholic
2008 Speed Racer
2007 Pirates of the Caribbean: At World's End
2006 Pirates of the Caribbean: Dead Man's Chest
2005 Star Wars Episode III: Revenge of the Sith
2003 Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl
2002 Star Wars Episode II: Attack of the Clones
2000 Mission to Mars
1999 Deep Blue Sea
1999 Star Wars Episode I: The Phantom Menace
1996 Star Trek: First Contact
1996 Mission: Impossible
1994 Star Trek Generations
1994 Baby's Day Out
1991 Hudson Hawk
1991 Hook
1990 The Hunt for Red October
1989 The Abyss
1988 Willow
1987 Innerspace
1987 Empire of the Sun
1987 Star Trek: The Next Generation
1986 Star Trek IV: The Voyage Home
1986 Captain EO


sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4363482
 

Cover Majalah HAI Jojo "Keong Racun" Bikin Sinta Iri Banget


Sinta dan Jojo tiba-tiba dikenal banyak orang. Padahal, mereka cuma iseng memasukkan video lip sync Keong Racun di YouTube. Mereka pengen eksis tapi overexpected. Setelah ini, apalagi nih yang bakal menimpa mereka?

Lantaran hebohnya video unik Keong Racun, Jojo dan Sinta sempat down. Gadis yang mengambil jurusan Hubungan Internasional di salah satu kampus swasta di Bandung ini nggak mau dibilang cari sensasi!? Waktu saya, Sinta dan teman-teman sedang makan di pusat perbelanjaan, tiba-tiba aja ada pengunjung perempuan yang bilang, “Kamu Sinta-Jojo Keong Racun, kan? Saya ngefans banget sama kalian!” Wah….mendadak artis

Setelah Team majalah Hai mendatangi rumah Jojo di rumahnya di kawasan Cimahi beberapa waktu lalu. Akhirnya Sang biduan keong racun JOJO pun resmi menjadi cover majalah HAI, mengapa cuma JOJO lalu sinta kemana..? inilah alasannya sinta yang sempet iri ketika melihat jojo mejeng di majalah,Gara-gara dipamerin majalah Hai yang covernya Jojo, Sinta jadi pengen difoto juga.



Salah satu kru majalah Hai sedang berada di Bandung.Terbesit ide untuk bertemu dengan Jojo ‘Keong Racun’ sembari mempererat silaturahmi. Rupanya hari itu Jojo ada janji bertemu dengan Sinta. TeamHai pun segera mengatur janji bertemu dengan mereka berdua sekaligus!

Memang saat pemotretan di rumah Jojo berlangsun beberapa minggu lalu, Sinta kebetulan tidak bisa ikut. “Sumpah ih, iri banget ngeliat wajah Jojo terpampang jadi cover majalah Hai. Padahal kan saya juga mau jadi cover-nya Hai.



“Sok atuh mas, kapan saya jadi covernya Hai?” beber Sinta menggebu-gebu.Hehehe… emang asyik jadi salah satu korban dunia maya bisa tampil di majalah? “bukan korban video mesum lho”, Trus kapan yah sinta dan jojo masuk tv.

Sumber : http://terselubung.blogspot.com/2010/07/cover-majalah-hai-jojo-keong-racun.html

Seorang Hacker Ajarkan Hanya Bermodal Flashdisk Bisa Kuras Isi ATM

Ternyata sistem pertahanan keamanan mesin ATM tidak sekokoh yang banyak diperkirakan orang awam, buktinya hanya dengan bermodal flash disk saja sebuah ATM bisa diperintahkan untuk mengeluarkan semua uangnya, inilah yang sempat dibahas oleh Seorang mantan hacker yang kini menjadi konsultan keamanan, Barnaby Jack, mengungkapkan cara baru membobol automatic teller machine (ATM). Jack yang kini menjadi Direktur Penelitian di perusahaan konsultan keamanan, IOActive Labs, memamerkan teknik membobol ATM dalam acara pertemuan tahunan para hacker, Black Hat, di Las Vegas,.
Mantan hacker Barnaby Jack mempresentasikan cara membobol mesin ATM
 hanya dengan sebuah flash disk
Mantan hacker Barnaby Jack mempresentasikan cara membobol mesin ATM hanya dengan sebuah flash disk di konferensi para hacker sedunia Black Hat
“Saya berharap bisa mengubah cara pandang orang terhadap perangkat tersebut (ATM) yang dari luar tampak tak bisa ditembus,” kata Jack di depan audiens sebelum mendemonstrasikan cara membobol ATM. Untuk bisa membobol ATM, Jack mengaku menghabiskan lebih dari satu tahun untuk belajar merusak dan membobol mesin ATM yang sering ditemui di pompa-pompa bensin, bar dan perusahaan ritel.
Seperti dikutip dari REUTERS, kemarin, Demi mengetahui seluk-beluk ATM, Jack sampai membeli sendiri mesin ATM melalui internet. Pada konferensi tahunan Black Hat itu, Jack menunjukkan bagaimana ia meng-upload perangkat lunak buatannya yang disebut Dillinger.
Setelah menjangkiti mesin ATM, software Dillinger akan mendekati dan menginstruksikan mesin untuk mulai mengeluarkan uang tunai. Nama Dillinger mengacu pada sosok perampok legendaris Amerika Serikat, John Dillinger. Sementara software untuk ATM itu buatan perusahaan Tranax Technologies.
Jack menggunakan kunci yang tersedia di internet untuk membuka kotak ATM yang dilindungi Triton System. Kemudian dengan memasukkan flask disk berisi software Dillinger ke slot USB, maka akan memaksa ATM memuntahkan seluruh uang tunai di dalamnya. ATM yang dibobol Jack menggunakan perangkat Windows CE, sebuah versi sistem operasi buatan Microsoft Corp yang banyak digunakan pada komputer khusus termasuk ATM.
Jack mengatakan, para pembuat ATM sebenarnya telah membuat perangkat lunak yang bisa mencegah hacker mengulangi pola serangan yang sama, seperti yang ia lakukan di atas panggung saat itu. Namun Jack juga menegaskan bahwa ATM masih rentan dari serangan hacker. “Saya tidak cukup naif untuk menyatakan bahwa saya satu-satunya orang yang bisa melakukan hal ini,” katanya.
Jack menambahkan, ia yakin ATM yang digunakan oleh lembaga keuangan juga rentan diserang hacker. Namun ia belum bisa mensimulasikan serangan tersebut karena ia belum mampu mendapatkan ATM dari bank mana pun.
Sedangkan wakil direktur teknik Triton, Bob Douglas, mengatakan, dirinya tidak mengetahui adanya serangan yang sukses dilakukan terhadap perangkat yang dibuat perusahaannya.
Sekitar 6.000 hacker dan keamanan profesional minggu ini menghadiri konferensi Black Hat untuk membahas kerentanan dalam segala hal, mulai dari perangkat lunak yang menggunakan PC, ponsel, hingga sistem yang mengontrol jaringan listrik.
Banyak penyelenggara mempromosikan penelitian tersebut sebagai upaya untuk mempublikasikan kelemahan perangkat bagi pengguna, sehingga mereka dapat melindungi diri mereka dan mendorong para pembuat perangkat lunak, produsen dan pihak lain menemukan cara untuk membenahi kerentanan tersebut.
Sebuah ilmu pada dasarnya bagai pisau, bisa berfungsi ganda, untuk kebaikan atau keburukan tergantung pada sang tuan dimana ilmu tadi bersemayam, mau di manfaatkan menjadi apa.

sumber: http://ruanghati.com/2010/07/30/seorang-hacker-ajarkan-hanya-bermodal-flashdisk-bisa-kuras-isi-atm/

Kamis, 29 Juli 2010

Ramalan Indonesia Pecah Tahun 2015


Djuyoto Memprediksi Tahun 2015 Indonesia Pecah. Beragam reaksi dan tanggapan muncul ketika wacana tentang masa depan Indonesia, yang juga dijadikan judul buku oleh Djuyoto Suntani, itu muncul dalam acara Dialog Kebangsaan berjudul Indonesia: Kemarin, Kini dan Esok sekaligus peluncuran buku tersebut. Komentar bernada pesimis, optimis, hingga rasa tidak percaya silih berganti diberikan oleh berbagai pihak yang hadir di Gedung Aneka Bhakti Departemen Sosial kemarin. Mungkinkah Indonesia benar-benar akan ‘pecah’ pada tahun 2015?

Djuyoto Suntani, sang penulis buku, menyatakan dalam bukunya paling tidak ada tujuh faktor utama yang akan menyebabkan Indonesia “pecah” menjadi 17 kepingan negeri-negeri kecil di tahun 2015. Kepingan negeri-negeri kecil itu sendiri menurutnya didirikan berdasarkan atas:
1. Kepentingan rimordial (kesamaan etnis),
2. Ikatan ekonomis (kepentingan bisnis),
3. Ikatan kultur (kesamaan budaya),
4. Ikatan ideologis (kepentingan politik), dan
5. Ikatan regilius (membangun negara berdasar agama).

Penyebab pertama adalah siklus tujuh abad atau 70 tahun. Dalam bukunya ia menuliskan;
“Seperti kita ketahui, semua yang terjadi di alam ini mengikuti suatu siklus tertentu. Eksistensi suatu bangsa dan negara juga termasuk dalam suatu siklus yang berjalan sesuai dengan ketentuan hukum alam. Dia mengambil contoh Kerajaan Sriwijaya yang berkuasa pada abad 6-7 M di mana waktu itu rakyat di kawasan Nusantara bersatu di bawah kepemimpinannya. Memasuki usia ke-70 tahun kerajaan itu mulai buyar dan muncul banyak kerajaan kecil yang mandiri berdaulat. Alhasil, di awal abad ke-9 nama Kerajaan Sriwijaya hanya tinggal sejarah. Tujuh abad kemudian (abad 13-14 M) lahir Kerajaan Majapahit di Trowulan, Jawa Timur sekarang. Kerajaan besar itu berhasil menyatukan kembali penduduk Nusantara. Namun, kerajaan ini pun bernasib sama dengan Sriwijaya. Memasuki usia ke-70 pengaruhnya mulai hilang dan bermunculanlah kerajaan-kerajaan kecil di Nusantara. Nama Majapahit pun hilang ditelan bumi. Tujuh abad pasca-jatuhnya Majapahit, di tahun 1945 (abad 20) rakyat Nusantara kembali bersatu dalam suatu ikatan negara bangsa bernama Republik Indonesia (abad 20-21). Tahun 2015 akan bertepatan RI merayakan HUT-nya yang ke-70″.

Dia pun menyatakan,
“Selama ini saya selalu optimis, tapi melihat perkembangan di lapangan, apa yang terjadi pada sesama anak bangsa, sungguh mengenaskan. Irama perpolitikan nasional dewasa ini mengisyaratkan hitungan siklus bersatu dan bubar dalam tujuh abad, 70 tahun tampaknya kembali terulang. Berbagai fenomena alam yang menguat ke arah bukti kebenaran siklus sudah banyak kita saksikan. Pertengkaran sesama anak bangsa, terutama elite politik, tidak kunjung selesai, tulis Djuyoto. Penyebab kedua, Indonesia telah kehilangan figur pemersatu bangsa. Setelah Ir Soekarno dan HM Soeharto, tidak ada tokoh nasional yang benar-benar bisa mempersatukan bangsa ini. Masing-masing anak bangsa selalu merasa paling hebat, paling mampu, paling pintar, dan paling benar sendiri. Para tokoh nasional yang memimpin negeri ini belum menunjukkan berbagai sosok negarawan karena dalam memimpin lebih mengutamakan kepentingan politik golongan/kelompok daripada kepentingan bangsa (rakyat) secara luas. Kehilangan figur tokoh pemersatu adalah ancaman paling signifikan yang membawa negeri ini ke jurang perpecahan”. Katanya tegas.

Pertengkaran sesama anak bangsa yang sama-sama merasa jago dan hebat, masing-masing punya kendaraan partai, punya jaringan internasional, punya dana/uang mandiri, punya akses, merasa punya kemampuan jadi Presiden; merupakan penyebab ketiga Indonesia akan pecah berkeping-keping menjadi negara-negara kecil. Masing-masing tokoh ingin menjadi nomor satu di suatu negara. Fenomena ini sudah menguat sejak era reformasi yang dimulai dengan diterapkannya UU Otonomi Daerah.

Salah satu penyebab Indonesia akan pecah di tahun 2015 karena adanya konspirasi global. Ada grand strategy global untuk menghancurkankeutuhan Indonesia. Ada skenario tingkat tinggi yang ingin menghancurkan Indonesia atau bahkan menghilangkan nama Indonesia sebagai negara bangsa, tegasnya. Konspirasi global ini, Djuyoto Suntani melihat, terus bergerak dan bekerja secara cerdas dengan menggunakan kekuatan canggih melalui penetrasi budaya, penyesatan opini, arus investasi, berbagai tema kampanye indah seperti demokratisasi, hak asasi manusia, kesetaraan gender, modernisasi, kebebasan pers, kemakmuran, kesejahteraan, sampai pada mimpi-mimpi indah lewat bisnis obat-obatan terlarang dengan segmen generasi muda.

Penyebab utama kelima Indonesia akan”‘pecah” dalam penilaiannya adalah faktor nama. Apa yang salah dengan nama? Ternyata, nama Indonesia sesungguhnya berasal dari warisan kolonial Belanda yakni East-India atau India Timur alias Hindia Belanda. Kalangan tokoh politik Belanda tingkat atas malah sering menyebut Indonesia dengan singkatan: In-corporate Do/e-Netherland in-Asia atau kalau diartikan secara bebas nama Indonesia sama dengan singkatan Perusahaan Belanda yang berada di Asia. Pemberian nama Indonesia oleh Belanda memang memiliki agenda politik tersembunyi sebab Belanda tidak rela Indonesia menjadi bangsa dan negara yang besar. Nama orisinil kawasan negeri ini yang benar adalah Nusantara, yang berasal dari kata Bahasa Sansekerta Nusa (pulau) dan Antara. Artinya, negara yang terletak di antara pulau-pulau terbesar dan terbanyak di dunia sebab negara kita merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Bila para anak bangsa tahun 2015 mampu menyelamatkan keutuhan negeri ini sebagai satu bangsa, salah satu opsi adalah dengan penggantian nama dari Indonesia menjadi Nusantara. Nama Nusantara lebih relevan, orisinil, berasal dari jiwa bumi sendiri dan lebih membawa keberuntungan, pesan Djuyoto. Namun, karena perpecahan sudah di ujung tanduk, salah satu agenda dalam membangun komitmen baru sebagai bangsa dalam pandangannya adalah dengan cara (perlu direnungkan) mengganti nama Indonesia menjadi Nusantara. Karena, nama memiliki arti serta memberi berkah tersendiri. Tidak hanya nama Indonesia yang bisa menjadi penyebab negeri ini pecah, nama Jakarta pun ternyata ikut berpengaruh terhadap keutuhan republik ini.

Nama Jakarta, Djuyoto mengungkapkan, memiliki konotasi negatif bagi sebagian besar masyarakat. Bila kita ingin menyelamatkan Indonesia dari ancaman perpecahan serta punya komitmen bersama untuk membawa negara ini menjadi negara besar yang dihormati dunia internasional, maka nama ibukota negara seyogianya dikembalikan kepada nama awalnya yaitu Jayakarta. Nama Jayakarta lebih tepat sebagai roh spirit Ke-Jaya-an Ibukota negara daripada nama Jakarta, sarannya.

Penyebab terakhir pecahnya Indonesia adalah gonjang ganjing pemilihan Presiden tahun 2014. Dia menyatakan dalam Pilpres 2009 bisa saja sejumlah tokoh yang kalah masih mampu mengendalikan diri tapi gejolak massa akar rumput yang berasal dari massa pendukung tidak mau menerima kekalahan jago pilihannya. Mereka lalu mempersiapkan diri untuk maju bertarung lagi pada Pilpres 2014. Pilpres 2014 adalah puncak ledakan dashyat gunung es yang benar-benar membahayakan integrasi Indonesia. Menurut Djuyoto dari informasi yang ia peroleh di seluruh penjuru Tanah-Air, indikasi karena gengsi kalah bersaing dalam Pilpres Indonesia lantas mengambil keputusan radikal dengan mendeklarasikan negara baru bukanlah sekedar omong kosong tapi akan terbukti. Pergolakan alam negeri ini seperti gunung es yang tampak tenang di permukaan namun setiap saat pasti meletus dengan dashyat.

Djuyoto Suntani menjelaskan, pada Pilpres 2014 bakal bermunculan figur dari berbagai daerah yang mulai berani bertarung memperebutkan kursi RI-1 untuk bersaing dengan tokoh nasional di Jakarta. Para tokoh daerah sudah dibekali modal setara dengan para tokoh nasional di Jakarta. Jika mereka kalah dalam Pilpres 2014, karena desakan massa pendukung, opsi lain adalah mendirikan negara baru, melepaskan diri dari Jakarta. Gonjang ganjing Indonesia sebagai bangsa akan mencapai titik didih terpanas pada Pilpres 2014. Jika kita tidak mampu mengendalikan keutuhan negeri ini, tahun 2015 Indonesia benar-benar pecah. Para Capres Indonesia 2014 yang gagal ramai-ramai akan pulang kampung untuk mendeklarasikan negara baru. Mereka merasa punya kemampuan, punya harga diri, punya uang, punya jaringan dan punya massa/rakyat pendukung. Perubahan dan pergolakan politik nasional pada tahun 2014 diperkirakan bisa lebih dashyat karena tidak ada lagi figur tokoh pemersatu yang dihormati dan diterima oleh seluruh bangsa.

Agar Indonesia tidak pecah, dia menyerukan seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan bersatu. Dia berharap seluruh bangsa menyadari ancaman yang ada di depan mata dan kemudian saling bergandengan tangan bersatu untuk menyelesaikan semua permasalahan bangsa. Djuyoto bilang buku ini ditulis sebagai peringatan dini, sebagai salah satu wujud untuk berupaya menyelamatkan Indonesia dari ancaman kehancuran. Dengan adanya buku ini diharapkan semoga anak-anak bangsa mulai menyadari bahwa hantu Indonesia pecah sudah berada di depan mata. Kalau sudah paham, diharapkan mulai tumbuh kesadaran dari dalam hati lalu secara bersama-sama mengambil langkah untuk mencegah.

ke 17 negara itu antara lain.
1.Naggroe Atjeh Darrusallam : Banda Atjeh
2.Sumatra Utara : Medan
3.Sumatra Selatan : Lampung
4.Sunda Kecil : Jakarta
5.Jamar (Jawa Madura) : Surakarta
6.Yogyakarta : Yogyakarta
7.Kalimantan Barat : Pontianak
8.Kalimantan Timur : Samarinda
9.Ternate Tidore : Ternate
10.Sulawesi Selatan : Makassar
11.Sulawesi Utara : Manado
12.Nusa Tenggara : Mataram
13.Flobamora & Sumba: Kupang
14.Timor Leste : Dili
15.Maluku Selatan : Ambon
16.Maluku Tenggara : Tual
17.Papua Barat : Jayapura
18. Negara Riau Merdeka

Sumber : http://bayumas3.blogspot.com/2010/07/pecahnya-indonesia-pada-tahun-2015.html